Subjek dan Objek Penelitian - Afdhol Abdul Hanaf
Headlines News :

Perhatian

makalah ini hanya sebagai panduan kawan-kawan dalam membuat makalah. sebisa mungkin untuk tidak copy paste. terimakasih
Home » » Subjek dan Objek Penelitian

Subjek dan Objek Penelitian

Written By Afdhol Abdul Hanaf on Selasa, 13 Maret 2012 | Selasa, Maret 13, 2012


SUBJEK DAN OBJEK PENELITIAN
Oleh: Afdhol Abdul Hanaf, dkk
KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Puji syukur dengan hati dan pikiran yang tulus kehadirat Allah SWT, karena berkat nikmat, ma’unah dan hidayah-Nya penulis dapat menyusun dan menyelesaikan tugas makalah ini dengan baik tanpa ada halangan apapun.
            Shalawat dan salam dihaturkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya yang setia mengorbankan jiwa raga dan lainnya untuk tegaknya syi’ar islam, yang pengaruh dan manfaatnya hingga kini masih terasa.
            Selanjutnya makalah ini disusun dalam rangka untuk menambah wawasan bagi pembaca untuk lebih mengenal dan memahami tentang metode dalam penelitian, khususnya makalah ini membahas tentang subjek dan objek penelitian. Terlepas dari itu makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Metode Penelitian dengan dosen pengampu Dr. Karwadi.
            Disadari bahwa tulisan ini masih banyak memiliki kekurangan, baik dari segi isi, bahasa, analisis, dan lain sebagainya. Untuk ini, saran dan kritik pembaca dengan senang hati akan penulis terima, diiringi ucapan terimakasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb


                                                                                                   Yogyakarta, 5 Desember 2011


      Penulis

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah
Untuk mengetahui sesuatu yang masih asing dan sama sekali baru, seorang peneliti dapat diumpamakan seperti orang baru yang baru saja tiba di kota atau negara baru. Semuanya tampak asing. Mau pergi ke manapun ia tidak tahu letaknya, padahal mungkin jaraknya dekat dan banyak kendaraan seperti taksi, bus, becak, dan sepeda. Banyak dan sering dijumpai orang-orang lewat di sekitarnya, mau bertanya juga kurang berani karena mungkin beda budaya, beda kepentingan, dan mengganggu kesibukan orang lain. Banyak kenalan di tempat tinggal yang lama tetapi jauh tempat tinggalnya dan tidak tahu nomor telepon untuk menghubunginya. Orang lain disekitarnya juga menganggap asing terhadap dia. Dia memerlukan bantuan agar dapat memecahkan masalah keterasingannya tersebut. Tetapi siapa dan ke mana agar memperoleh bantuan yang berarti?
Untuk dapat memecahkan masalah tersebut kita harus mengetahui ilmu atau metodologinya, dalam makalah ini akan kita bahas tentang komponen atau langkah awal penelitian yaitu menentukan subjek penelitian dan objek penelitian, karena apabila kita ingin meneliti sesuatu, terlebih dahulu kita menentukan subjeknya kalau kita sudah menentukan subjeknya maka kita akan menentukan apa yang akan kita teliti (objeknya).

B. Rumusan Masalah
Supaya kita lebih mengetahui dan memahaminya maka kita perlu membuat rangkaian-rangkaian permasalahan seperti dibawah ini :
1. pengertian tentang subjek dan objek penelitian?
2. contoh subjek penelitian dan objek penelitian?
C. Tujuan 
1.    mengetahui pengertian subjek dan objek penelitian
2.     Mengetahui  sampel subjek dan objek penelitian
3.     Mengetahui perbedaan antara subjek penelitian dan objek penelitian.

BAB II
PEMBAHASAN
A.           Pengertian
A.1. Subjek Penelitian
Subjek penelitian adalah sesuatu yang diteliti baik orang, benda, ataupun lembaga (organisasi) . Subjek penelitian pada dasarnya adalah yang akan dikenai kesimpulan hasil penelitian. Di dalam subjek penelitian inilah terdapat objek penelitian. [1]
A.2. Objek Penelitian
            Objek penelitian adalah sifat keadaan dari suatu benda, orang, atau yang menjadi pusat perhatian dan sasaran penelitian. Sifat keadaan dimaksud bisa berupa sifat, kuantitas, dan kualitas yang bisa berupa perilaku, kegiatan, pendapat, pandangan penilaian, sikap pro-kontra, simpati-antipati,keadaan batin, dan bisa juga berupa proses.
B.            Sampel Subjek dan Objek Penelitian
Sampel penelitian adalah sebagian dari “anggota” populasi penelitian yang terhadapnya pengumpulan data dilakukan. Hasil pengumpulan data dari sampel tersebut kemudian diberlaku-umumkan (digeneralisasikan) kepada seluruh anggota populasi.
Sampel subjek penelitian : Jika anggota populasi banyak sekali, biasanya yang akan ditanyai (diteliti secara langsung) tentulah tidak semuanya, karena terlampau memakan waktu, energi dan biaya. Jadi, yang akan diteliti hanyalah sebagian dari mereka. Sebagian anggota populasi yang diteliti dari seluruh anggota populasi itu disebut sebagai sampel penelitian.
Sampel Objek Penelitian : Contoh peristiwa pengambilan sampel dari populasi objek penelitian adalah mengetes hasil belajar siswa sejak kelas pertama sampai kelas akhir suatu jenjang pendidikan (SD, SMTP, SMTA) lewat UNAS atau UAN. Pertama, dari seluruh mata pelajaran yang harus dikuasai murid hanya beberapa mata pelajaran yang diteskan (sampel mata pelajaran). Kemudian dari beberapa mata pelajaran tersebut hanya beberapa butir materinya saja dari sekian banyak butir pengetahuan atau ilmu yang dipelajari semasa bersekolah.
C.    Memilih Calon Subjek Penelitian
Apabila peneliti telah berhasil menyimpulkan bahwa penelitiannya dapat dilaksanakan di daerah tertentu, maka langkah selanjutnya adalah menata lahan. Dalam hal ini peneliti menyiapkan subjek penelitian. Langkah penyiapan lahan ini dilakukan agar segala sesuatu yang diinginkan sudah siap. Peneliti sendiri sudah siap dengan instrumen. Kini data yang akan dikumpulkan dengan instrumen sudah diambang pintu karena sudah menempel pada subjek penelitian yang sudah disiapkan.
Di dalam menentukan subjek penelitian, peneliti harus berfikir tentang dua hal, yaitu subjek untuk uji instrumen pengumpulan data dan subjek untuk pengambilan data. Untuk pengambilan kedua subjek ini, peneliti harus mengarahkan perhatiannya pada pengertian tentang populasi dan sempel. Pengambilan subjek tersebut harus dikaitkan dengan strategi penelitian yang akan dilakukan. Tiga strategi penelitian itu adalah
1.     

Subjek sedikit
 
Penelitian Kasus, yaitu penelitian yang dilakukan dalam lingkup terbatas dengan subjek penelitian yang sedikit dan kesimpulannya hanya berlaku bagi subjek yang diteliti.














Berlaku bagi Subjek Sedikit
 



Disimpulkan
 





 



2.      Penelitian Populasi, yaitu penelitian yang dilakukan terhadap lingkupan yang luas, dengan semua subjek penelitian dan kesimpulannya berlaku bagi semua subjek penelitian itu.














Populasi
 






Diteliti
 


Disimpulkan
 




Berlaku Bagi Populasi
 






 



3.      Penelitian Sampel, yaitu penelitian yang dilakukan terhadap sebagian dari populasi, akan tetapi hasil penelitiannya berlaku bagi semua subjek yang tergabung pada populasi itu.


Sampel
 


berlaku bagi populasi
 

Diteliti
 

Disimpulkan
 


D.           Contoh Subjek dan Objek Penelitian
Pada waktu peneliti merasakan ada sesuatu yang ingin dicari jawabannya melalui penelitian, atau dengan kata lain peneliti tersebut mempunyai suatu problematika sehingga harus diteliti, mungkin sekali bahwa peneliti sudah terpikirkan problematika tersebut ada pada siapa atau untuk subjek yang mana. Sebagai contoh masalah yang akan diteliti oleh peneliti adalah “Apakah pemberian PR setiap hari berpengaruh terhadap tingkat kebencian siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam?”[2] Maka dapat diidentifikasi bahwa :
4.      Siswa merupakan subjek dari penelitian ini karena siswa merupakan tempat variabel melekat, yaitu yang diberi PR setiap hari dan yang diukur benci atu tidaknya terhadap pelajaran. Siswa merupakan orang tempat variabel berada. Dalam hal ini  siswa dapat diberi pertanyaan langsung tentang variabel yang diteliti. Disamping sebagai subjek penelitian, siswa juga diposisikan sebagai responden dalam penelitian ini karena siswa adalah sumber data. Kita dapat memperoleh data penelitian dari seorang siswa atau beberapa siswa (sampel).
5.    Guru agama bukan merupakan subjek penelitian karena bukan merupakan tempat variabel yang diteliti. Akan tetapi guru dapat diartikan bahwa guru merupakan sumber penelitian tidak langsung karena guru tersebut adalah pihak yang memberi PR dan mengetahui tentang data variabel. Guru memiliki posisi sebagai responden karena dapat memberi jawaban atau informasi sehingga peneliti dapat memperoleh data darinya.
6.      Kepala sekolah bukan sebagai subjek penelitian karena kedudukannya diragukan sebagai responden, sehingga diragukan juga sebagai sumber data.
7.      Orang tua siswa bukan subjek, tetapi dapat dijadikan sebagai responden dan sumber data.
Dari contoh-contoh diatas dapat disimpulkan bahwa dalam menentukan subjek, responden, dan sumber data penelitian bukan merupakan pekerjaan yang mudah. Dengan mencoba mempertimbangkan kedudukan masing-masing pihak untuk variabel hubungan antara pemberian PR setiap hari dengan kebencian siswa terhadap pelajaran Pendidikan Agama Islam, urutan kejelasan dari subjek penelitian, responden, dan sumber data adalah sebagai berikut :
1.      Siswa                    : subjek, responden, dan sumber data
2.      Guru PAI             : responden dan sumber data
3.      Orang tua siswa   : responden dan sumber data.
4.      Kepala sekolah lebih baik tidak diambil sebagai responden maupun sumber data, karena diragukan pengetahuannya tentang data yang dimaksudkan pada topik.
Sedangkan objek penelitian dari contoh di atas adalah kebencian siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dikarenakan mendapatkan PR setiap hari.
E.            Besarnya Subjek Penelitian
Pada umumnya peneliti menginginkan untuk mempunyai subjek penelitian yang cukup banyak agar data yang diperoleh cukup banyak pula. Dengan data yang banyak, gambaran kesimpulannya pun menjadi mantap. Namun tidak selamanya keinginan peneliti tersebut terpenuhi. Karena ada kendala tenaga, waktu, dan dana, peneliti terpaksa membatasi banyaknya subjek penelitian disesuaikan dengan kemampuan yang ada pada dirinya. Jika peneliti memang terpaksa mengambil langkah yang demikian, timbul masalah bagaimana peneliti harus menentukan data yang lebih urgen. Dengan kata lain peneliti harus betul-betul memikirkan bagaimana menentukan sampel representatif.
Sebagai langkah pertama dari penentuan sampel adalah membuat batasan tentang ciri-ciri populasi. Misalnya peneliti menentukan subjek penelitiannya adalah “anak putus sekolah”. Yang menjadi target populasi meliputi semua anak yang pernah putus sekolah, baik SD, SMP ataupun SMA. Jika batasan tersebut ditambah dengan satu cirim misalnya “anak putus Sekolah Dasar” maka lingkup populasinya semakin menyempit. Anak dari SMP atau SMA tidak dapat masuk ke dalam subjek penelitian. Jika peneliti menambah satu cari lain, misalnya “anak putri putus Sekolah Dasar” maka lingkup populasi yang akan diteliti akan semakin menyempit lagi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin banyak ciri atau karakteristik yang ada pada populasi, akan semakin sedikit subjek yang tercakup dalam populasi, begitu pula sebaliknya
BAB III
PENUTUP
Subjek penelitian dan objek  penelitian merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan ketika melakukan suatu penelitian. Subjek penelitian adalah benda, hal atau orang tempat variabel penelitian melekat, Subjek penelitian adalah subjek yang dituju untuk diteliti oleh peneliti. Jika kita bicara tentang subjek penelitian, sebetulnya kita berbicara tentang unit analisis, yaitu subjek yang menjadi pusat perhatian atau sasaran peneliti.
Objek penelitian adalah sifat keadaan dari suatu benda, orang, atau keadaan, yang menjadi pusat perhatian atau sasaran penelitian. Sifat keadaan dimaksud bisa berupa sifat, kuantitas, dan kualitasnya yang bisa berupa perilaku, kegiatan, pendapat, pandangan penilaian, sikap pro-kontra atau simpati-antipati,keadaan batin, dan bisa pula berupa proses
DAFTAR PUSTAKA
Saifuddin, Azwar. 1998. Metode Penelitian.  Yogyakarta : Pustaka pelajar.
http://stitattaqwa.blogspot.com/2011/07/subjek-penelitian-dan-responden.html)
















[1] Saifuddin Azwar, Metode Penelitian, Yogyakarta : Pustaka pelajar, 1998, hlm.35.
[2] (http://stitattaqwa.blogspot.com/2011/07/subjek-penelitian-dan-responden.html)
Share this article :

2 komentar:

  1. terimakasih pencerahannya, jadi lebih paham saya. kebetulan lagi mau presentasi jurnal penelitian.

    BalasHapus

 
Support : Blogger Template Free | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2012. Afdhol Abdul Hanaf - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger