Subscribe Us

Welcome to our website. Neque porro quisquam est qui dolorem ipsum dolor.

Lorem ipsum eu usu assum liberavisse, ut munere praesent complectitur mea. Sit an option maiorum principes. Ne per probo magna idque, est veniam exerci appareat no. Sit at amet propriae intellegebat, natum iusto forensibus duo ut. Pro hinc aperiri fabulas ut, probo tractatos euripidis an vis, ignota oblique.

Ad ius munere soluta deterruisset, quot veri id vim, te vel bonorum ornatus persequeris. Maecenas ornare tortor. Donec sed tellus eget sapien fringilla nonummy. Mauris a ante. Suspendisse quam sem, consequat at, commodo vitae, feugiat in, nunc. Morbi imperdiet augue quis tellus.

Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMA Negeri 1 Kokap

PGP-Angkatan 1-Kab. Kulon Progo-Afdhol Abdul Hanaf-Modul 1.2.a.11-Rancangan Aksi

 

 

Latar Belakang

Guru memiliki peran yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Secara umum, tugas guru dalam pendidikan adalah sebagai pendidik, elatih, dan penuntun peserta didik sesuai dengan potensi yang dimiliki peserta didik.Namun pada kenyataannya, pelaksanaan pendidikan yang ideal belum terlaksana secara efektif. Pembelajaran yang dilakukan masih bersifat tradisional, kurang menarik, dan tidak berpihak pada peserta didik. Untuk itu diperlukan perubahan pembelajaran di mana nilai-nilai kemandirian,reflektif, kolaboratif, dan berpihak pada peserta didik harus dilaksanakan dalam pelaksanaan pembelajaran.

 

Tujuan

Terciptanya perubahan pembelajaran yang lebih menarik, variatif, kolaboratif, reflektif, dan berpihak pada peserta didik.

 

Tolok Ukur

1.     Pembelajaran yang bervariasi

2.     Proses pembelajaran yang reflektif, kolaboratif, dan berpihak pada peserta didik.

3.     Peserta didik tidak bosan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran

4.     Peserta didik dapat membuat penugasan dengan rasa senang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

5.     Peserta didik mampu merefleksikan diri

 

Linimasa Tindakan yang Akan Dilakukan

1.     Membuat kesepakatan kelas (kontrak belajar) yang dibuat bersama dengan peserta didik.

2.     Melakukan refleksi atas kontrak belajar yang telah disepakati bersama.

3.     Membentuk kelompok untuk berdiskusi mengenai materi yang dipelajari, sekaligus membuat media sajian sesuai dengan yang diinginkan oleh peserta didik (dapat berupa powerpoint, mind map, video pendek, bercerita di depan kelas, drama, dan lain-lain, sesuai dengan potensi yang dimiliki kelompok).

4.     Setiap kelompok menyajikan media sajian yang telah mereka buat dengan senang, bahagia, dan merdeka. Peserta didik yang tidak presentasi dapat memberikan tanggapan, masukan yang membangun, serta apresiasi kepada peserta didik yang presentasi.

5.     Guru bersama dengan peserta didik melalukan evaluasi dan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.

 

Dukungan yang Diperlukan

1.     Kepala sekolah

2.     Guru

3.     Orang tua / wali peserta didik

4.     Peserta didik

5.     Alat, media, dan sumber pembelajaran

 

RENCANA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DA’I

SMA NEGERI 1 KOKAP

 

PGP - 1 -  Kab. Kulon Progo - Afdhol Abdul Hanaf - 1.1 - Rancangan Aksi

 

 

A.   Latar Belakang

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan non-pelajaran formal yang dilakukan peserta didik di luar jam pelajaran dengan tujuan mendapatkan tambahan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan, serta membantu membentuk karakter peserta didik sesuai dengan bakat dan minat masing-masing. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonseia Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan menengah menyatakan bahwa kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan kurikuler yang dilakukan oleh peserta didik di luar jam belajar kegiatan intrakurikuler dan kegiatan kokurikuler di bawah bimbingan dan pengawasan satuan pendidikan. Kkegiatan ekstrakurikuler diselenggarakan dengan tujuan untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian peserta didik secara optimal dalam rangka mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional.[1]

Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah merupakan cara yang efektif untuk menggabungkan bakat dan minat peserta didik. Salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang dapat dikembangkan adalah kegiatan sertivikasi da’i. Kegiatan sertivikasi da’i merupakan suatu kegiatan ekstrakurikuler dengan menitikberatkan kepada kemampuan berbicara dengan baik, mengajak kepada ketaatan beragama serta mengajak amar ma’ruf nahi munkar.

Kegiatan ekstrakurikuler da’i dipandang perlu dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kokap mengingat masih rendahnya kesadaran keagamaan peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya kesadaran peserta didik untuk melaksanakan shalat dhuhur berjama’ah maupun shalat jum’at di sekolah,  belum tertibnya shalat lima waktu, serta kurangnya kemampuan verbal peserta didik ketika berbicara di depan umum. Dengan adanya ekstrakurikuler sertivikasi da’i di SMA Negeri 1 Kokap diharapkan mampu menjadi wadah dari bakat dan minat peserta didik sekaligus mengurangi permasalahan-permasalahan pendidikan agama Islam di sekolah.

B.   Tujuan

Maksud dan tujuan diadakannya ekstrakurikuler da’i adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa;

2.  Melatih sikap disiplin, jujur, percaya diri, dan tanggungjawab dalam melaksanakan tugas;

3.  Memberikan peluang kepada peserta didik untuk memiliki kemampuan dalam berkomunikasi secara verbal maupun non verbal;

4.  Meningkatkan pemahaman terhadap pengetahuan agama sekaligus mengembangkan pengamalan agama dalam perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya;

5.       Menumbuhkan akhlak dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai agama Islam;

6.   Mempersiapkan diri dalam kegiatan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) cabang pidato agama yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga pada setiap tahunnya; serta

7.   Mengembangkan potensi peserta didik untuk menjadi seorang da’i, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

C.   Tolok Ukur

1.    Peserta didik berperan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler da’i.

2.    Peserta didik memiliki peningkatan kemampuan dalamberkomunikasi, baik secara verbal maupun non verbal.

3.    Peserta didik melaksanakan kegiatan keagamaan di sekolah, seperti shalat dzuhur dan lain-lain.

4.    Peserta didik melaksanakan nilai-nilai ajaran agama Islam di sekolah.

5.    Peserta didik mampu berdakwah.

D.   Lini Masa Kegiatan

1.    Melaksanakan izin kepada kepala sekolah (o4 November 2020)

2.    Menyusun rencana program ekstrakurikuler da’i (04-05 November 2020)

3.    Memberikan angket kepada peserta didik tentang kegiatan ekstrakurikuler da’i (09 – 12 November 2020)

4. Pelaksanaan kegiatan (16 – 20 November 2020 dan dilanjutkan menjadi kegiatan ekstrakurikuler di semester 2)

E.    Dukungan yang Diperlukan

1.    Kepala SMA Negeri 1 Kokap

2.    Bapak/ ibu guru dan karyawan SMA Negeri 1 Kokap

3.    Pembimbing kegiatan

4.    Tempat pelaksanaan kegiatan yang sesuai



[1] Salinan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Pasal 1 ayat 1 dan Pasal 2.