Subscribe Us

Penerapan Budaya Positif di Sekolah melalui Inkuiri Apresiatif (Penerapan Karakter Religius Peserta Didik melalui Kegiatan Keagamaan sebagai Budaya Sekolah)

RENCANA AKSI NYATA

 INKUIRI APRESIATIF

Oleh : Afdhol Abdul Hanaf [14D]

 

 

“Penanaman Karakter Religius Peserta Didik melalui Kegiatan Keagamaan sebagai Budaya Sekolah”

 

A.        Latar Belakang

Pendidikan karakter merupakan usaha sadar dan terencana dalam mendidikan, menuntun, dan mengasah potensi peserta didik guna membangun karakter pribadinya sehingga dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungannya. Pendidikan karakter bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada peserta didik yang di dalamnya terdapat komponen pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan tindakan untuk melakukan nilai-nilai tersebut.

Pendidikan karakter religius menjadi perlu dilaksanakan di masing-masing sekolah, mengingat dekadensi moral telah melanda peserta didik di Indonesia. Pengamalan-pengamalan syariat agama, perbuatan-perbuatan yang bertolak belakang dengan aturan agama, serta toleransi antar umat beragama nampak kian luntur. Oleh karena itu, pendidikan karakter religius merupakan suatu kegiatan yang harus dilakukan di masing-masing sekolah sehingga terbentuk peserta didik yang berakhlak mulia,

Pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah akan berjalan dengan baik manakala disesuaikan dengan keadaan lingkungan sekitar sekolah, kondisi peserta didik, maupun keinginan peserta didik itu sendiri. Adapun di wilayah lingkungan SMA Negeri 1 Kokap, terdapat pondok pesantren Nurul Qur’an, dan beberapa peserta didik merupakan santri dari pondok pesantren tersebut. Menjadi sebuah kekuatan apabila penanaman karakter peserta didik di SMA Negeri 1 Kokap menonjolkan karakter religius dengan mengembangkan kegiatan keagamaan sebagai budaya sekolah.

 

B.        Tujuan

Kegiatan aksi nyata ini bertujuan agar peserta didik dapat,

1.     Menggali dan mengembangkan pendidikan karakter religius di SMA Negeri 1 Kokap sesuai dengan keadaan lingkungan sekitar dan keinginan peserta didik

2.     Memiliki karakter religius dengan selalu taat kepada ajaran agama yang dianutnya

 

C.        Tolok Ukur

Keberhasilan Aksi Nyata bisa diketahui bila,

1.     Peserta didik dapat menggali dan mengembangkan pendidikan karakter religius di SMA Negeri 1 Kokap sesuai dengan keadaan lingkungan sekitar dan potensi yang dimilikinya.

2.     Peserta didik melaksanakan kegiatan keagamaan di sekolah dengan tertib dan disiplin sesuai dengan kegiatan keagamaan yang telah dirancang bersama-sama seusai dengan kondisi lingkungan dan potensi peserta didik.

 

 

 

 

D.        Linimasa

 

No

Kegiatan

Waktu

1

Penyusunan rencana bersama dengan kepala sekolah, guru, perwakilan peserta didik, orangtua, dan tokoh masyarakat

04 Janari2021

2

Sosialisasi

05-15 Januari 2021

3

Pelaksanaan aksi nyata

16 Januari 2021 dan seterusnya

4

Evaluasi kegiatan

31 Januari 2021

5

Tindak lanjut

Disesuaikan dengan hasil evaluasi

 

 

 

E.        Dukungan

1.     Kepala sekolah

2.     Guru

3.     Tenaga kependidikan

4.     Wali kelas

5.     Komite sekolah dan orangtua

6.     Sarana prasarana di sekolah

 


0 Comments:

Posting Komentar